Scroll untuk baca artikel
Example floating
Nasional

Prabowo Lempar Sindiran Pedas untuk Parpol

12
×

Prabowo Lempar Sindiran Pedas untuk Parpol

Sebarkan artikel ini

Prabowo Lempar Sindiran Pedas untuk Parpol

Prabowo Lempar Sindiran Pedas untuk Parpol

Megasuar.com – Jakarta, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, seperti saling memaafkan, saling memahami, saling menyayangi, dan saling menolong.

Ajakan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang berlangsung di Jakarta, Minggu (12/7).

“Kita harus kembali pada jati diri bangsa Indonesia, yaitu saling memaafkan, saling memahami, saling mengasihi, dan saling membantu. Jangan sampai kita terbawa budaya saling mencaci, saling dengki, atau saling mencurigai,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai perselisihan hanya akan menghambat kemajuan bangsa. Menurutnya, keberhasilan sulit diraih apabila masyarakat terus terjebak dalam konflik dan perpecahan.

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan suku, latar belakang, maupun pilihan politik tidak semestinya menjadi pemicu pertikaian.

“Untuk apa kita terus bertikai? Kita semua adalah satu keluarga. Apa pun suku kita, apa pun latar belakang kita, dan apa pun partai politik kita, semua memiliki banyak patriot, tetapi semua partai juga punya banyak bajingan,” kata Prabowo.

Setelah mengucapkan pernyataan tersebut, Prabowo sempat melontarkan pertanyaan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengenai penggunaan kata “bajingan”.

“Presiden boleh mengucapkan kata bajingan? Saya tidak bertanya kepada kalian, saya bertanya kepada Menteri Pendidikan, boleh atau tidak?” ucapnya.

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa menurut pandangannya, istilah tersebut bukan termasuk kata yang kasar. Ia mengaku kata itu kerap terlontar ketika dirinya berbicara dengan penuh semangat.

“Menurut saya, kata itu tidak termasuk kata kasar. Bajingan ya bajingan. Itu bahasa apa, bahasa Betawi ya? Saya memang lahir di Betawi, jadi maaf kalau sedang bersemangat, kata-kata Betawi sering keluar. Maaf ya,” tutur Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *