Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasional

Panggung Isra Miraj di Banyuwangi Jadi Sorotan Usai Video Hiburan Viral

484
×

Panggung Isra Miraj di Banyuwangi Jadi Sorotan Usai Video Hiburan Viral

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Megasuara.com – Banyuwangi, Sebuah video yang memperlihatkan penampilan seorang biduan berjoget di atas panggung peringatan Isra Miraj di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, menjadi viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang biduan berpakaian hitam tampil di atas panggung dengan latar tulisan “Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW”. Aksi itu mendapat sorotan karena dinilai tidak selaras dengan konteks acara keagamaan sekaligus menuai beragam komentar warganet di platform media sosial.

Example 300x600

MUI Banyuwangi Tuntut Klarifikasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi menyatakan keprihatinan dan kecaman atas penampilan tersebut. Wakil Ketua Umum MUI Banyuwangi, Sunandi Zubaidi, mengatakan bahwa aksi itu berpotensi mengarah pada penistaan agama karena dianggap mengaburkan nilai-nilai islami yang seharusnya dihormati dalam peringatan Isra Miraj.

“Kegiatan mulia seperti Isra Mi’raj tidak seharusnya dicampur dengan konten yang mengarah pada pelanggaran norma keagamaan,” tegas Sunandi, seraya menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan MUI tingkat kecamatan untuk meminta penjelasan dari panitia acara.

Penjelasan Panitia dan Permintaan Maaf

Ketua panitia penyelenggara, Muhammad Hadiyanto, mengakui bahwa hiburan berupa penampilan biduan memang sempat digelar. Namun, Hadiyanto menegaskan bahwa penampilan tersebut berlangsung setelah rangkaian acara inti peringatan Isra Miraj selesai, ketika undangan dan tokoh agama telah meninggalkan lokasi.

Hadiyanto menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul. Menurutnya, hiburan itu dimaksudkan sebagai kegiatan internal panitia yang sedang melakukan pembongkaran dan bersih-bersih usai acara utama. Permohonan maaf ini disampaikan melalui pernyataan publik dan klarifikasi di hadapan sejumlah pihak setempat.

Reaksi Warga dan Publik

Video yang memperlihatkan penampilan tersebut telah puluhan kali dibagikan di grup WhatsApp dan platform media sosial lainnya, memicu perdebatan di kalangan masyarakat. Sebagian warganet mempertanyakan kesesuaian hiburan dengan makna peringatan Isra Mi’raj, sementara yang lain menyoroti isu etika dan tata cara penyelenggaraan acara keagamaan.

Langkah Selanjutnya

Hingga saat ini, MUI Banyuwangi bersama kepolisian masih mendalami laporan dan klarifikasi dari panitia. Pihak berwenang juga mengevaluasi apakah tindakan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan proses hukum atau administratif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *