Scroll untuk baca artikel
Example floating
Nasional

Bandara Papua Dijaga Ketat Pasca Penembakan

184
×

Bandara Papua Dijaga Ketat Pasca Penembakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Megasuara.com – Papua, Pemerintah mengevaluasi dan memperkuat pengamanan bandara di wilayah Papua setelah insiden penembakan pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR menewaskan pilot dan kopilot beberapa waktu lalu. Evaluasi ini menjadi perhatian utama kementerian dan aparat keamanan demi keselamatan awak pesawat dan masyarakat di sekitar bandara perintis.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar rapat koordinasi khusus bertema “Ancaman terhadap Keamanan Udara Nasional dan Fasilitas Umum di Wilayah Papua” di Jakarta pada Jumat (20/2/2026). Rapat ini menegaskan bahwa negara akan hadir secara penuh dalam menjaga keamanan fasilitas publik, terutama bandara di Papua.

Dalam rapat itu, pemerintah mengambil langkah cepat dan terkoordinasi dengan menutup sementara sejumlah bandara di Papua. Penutupan ini bertujuan memberi ruang bagi aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat pengamanan di area tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kelompok bersenjata mengancam keselamatan warga serta fasilitas publik. Ia mengatakan pemerintah akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Pemerintah juga membuka ruang dialog dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjamin konektivitas tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan. Bandara seperti Koroway Batu, Beoga, dan Iwur direncanakan dibuka kembali secara bertahap setelah tingkat pengamanan dinyatakan memadai.

Menurut pemerintah, stabilitas keamanan di Papua merupakan prasyarat utama terselenggaranya pelayanan publik, kelancaran distribusi logistik, serta penguatan konektivitas antarwilayah. Negara terus bekerja memastikan masyarakat Papua merasa aman dan fasilitas layanan publik berjalan lancar.

Rapat koordinasi itu dihadiri oleh perwakilan dari Kemenko Polkam, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, serta instansi terkait lain untuk membentuk strategi pengamanan terpadu. Semua pihak sepakat bahwa evaluasi sistem pengamanan menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Langkah ini dianggap membantu memperkuat stabilitas keamanan dan menciptakan suasana kondusif di seluruh wilayah Papua.

Dengan strategi bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan bandara-bandara di Papua dapat beroperasi dengan aman dan melayani kebutuhan masyarakat tanpa hambatan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *