Dalam unggahan di platform Threads, Tasya menyebut bahwa ia pernah ditawari bayaran untuk mengungkap produk skincare yang ia pakai sehari-hari. Ia menolak tawaran itu karena tidak ingin ikut dalam praktik yang menurutnya kurang transparan. Pernyataan ini kemudian ramai diperbincangkan publik dan memicu spekulasi tentang cara pembuatan konten “spill skincare”.
Buntut dari unggahan tersebut, host konten spill skincare viral bernama Bunga Sartika memutuskan untuk mundur dari perannya sebagai pembawa acara atau host konten itu. Keputusan mundur itu terjadi beberapa hari setelah unggahan Tasya menjadi viral dan mendapat banyak komentar warganet.
Tak lama setelah itu, Tasya Farasya sadar bahwa pernyataannya memberikan dampak besar terhadap publik dan kreator lain. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Threads miliknya. “Guyssss, ini udah jadi ramai banget ya dan narasinya udah kemana-mana. Aku minta maaf kalau dampak dari perkataan aku menyinggung berbagai pihak dan individu,” tulis Tasya dalam unggahan klarifikasinya.
Tasya juga mengakui bahwa cara ia menyampaikan pendapat kurang bijak dan tidak sepenuhnya mempertimbangkan reaksi yang timbul di ruang publik. Ia menyatakan menghormati sesama kreator konten dan tetap berkomitmen pada nilai transparansi dalam setiap endorsement yang ia jalankan.
Reaksi netizen pun terbagi. Sebagian warganet menyayangkan keputusan Tasya karena dianggap memicu mundurnya host konten viral tersebut. Namun di sisi lain, ada pula yang mendukung langkahnya karena dianggap perlu untuk mengedepankan transparansi dan etika dalam konten digital.
Permintaan maaf ini sekaligus menjadi momen introspeksi bagi Tasya Farasya sebagai figur publik yang memiliki pengaruh besar di media sosial. Ia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan para kreator lain dalam menyampaikan opini dan haknya di ruang digital.